(Reposted) Alasan yang tepat untuk kencang.


Seorang pria baru saja membeli Jeep Wrangles TJ impiannya untuk merayakan kepergian istrinya kepelukan laki-laki lain yang lebih muda darinya.

Karena begitu senangnya dia akan mobil barunya, pria itu memacu Jeep-nya dengan kecepatan tinggi dan melebihi batas yang diperbolehkan. 

Dibukanya Soft top si TJ sehingga angin sore menyeruak masuk kedalam kabin, jarum kilometer di dashboard telah menunjukkan angka 100 km perjam, namun pria itu belum juga menyadarinya, dan pada persimpangan jalan, lampu merah telah menyala, namun karena kecepatan Jeep yang kencang, pria pengendaranya tidak bisa berhenti dan terus melaju dengan kecepatan yang makin bertambah, 105, 110, 115, 125 km perjam. Sambil bersiul-siul gembira pria dengan Jepp-nya tersebut terus melaju dengan kencang.

Climb it...!!!
Climb it...!!!

Tiba-tiba dari arah belakang, dia melihat kilatan lampu merah biru disertai suara sirene dan peritah untuk menepi dari pengeras suara mobil yang ternyata mobil patroli polisi.  Pria itu melirik spion dan menggumam;

“Mobil gue baru neh, lu coba aja kejar kalau bisa” katanya sambil nyegir dan menginjak pedal gas lebih dalam lagi sehingga jarum speedo meter menunjuk angka 150 km.

Namun si pria tersebut mendadak pucat ketika melihat gedung dan pohon diluar Jeep berlari seperti bayangan dan membuatnya takut sendiri. Akhirnya dia mulai ragu akan dirinya dan mengurangi kecepatan kemudian menghentikan Jeep-nya.

Mobil patroli polisi itu mendatanginya, Si polisi meminta STNK dan Surat Ijin Mengemudi pria itu. Memeriksanya sebentar dan mulai menginterogasi.

Polisi itu  berkata “ Hari ini hari yang panjang dan berat bagi saya, hari ini adalah hari terakhir saya untuk patroli. Masa tugas saya akan berakhir minggu ini dan saya pension.”  

Beautiful sunset
Beautiful sunset

“Saya tidak mau membawa tugas dan berkas anda ke kantor. Saya tidak mau frustasi mengurus anda” Jadi coba beri saya alasan yang tepat mengapa anda mengendarai mobil sekencang itu dan tidak mau berhenti pada saat saya perintahkan.?” katanya.

“Kalau anda memberikan alasan yang tepat dan bisa saya terima akan saya bebaskan anda dari segala tuntutan. Bagaimana?” tanyanya lagi.

Pria itu terdiam sejenak.  Berfikir apakah polisi ini mau minta uang darinya atau mau minjam mobilnya. Ini Indonesia loh.

Dan kemudian menjawab perlahan.

“Minggu lalu lalu istri saya selingkuh dan dibawa lari polisi pacarnya.  Saya khawatir pak polisi mengejar saya dan akan mengembalikan istri saya lagi. Makanya saya tidak mau berhenti tadi pak.” Jawabnya santai.

“Ohh… Begitu….?” Kata polisi itu terhenyak.

“Baik kalau begitu silahkan pergi. Selamat bersenang-senang.” Kata polisi itu sambil meninggalkan pria itu yang masih berdiri senyum –senyum.

He he he he… Semoga menambah rasa humor kita semua.

 

 

 

 

 

 

 

Dewa/Mei07

DK999YQ

Silwent-Hi-Roof-Black-Trooper

Advertisements

Tips khusus naik Taxi di Jakarta


Dari pada ngantuk dan mikir yang ngak ngga, mending kita baca joke dibawah ini. Yuuukkkk…

1. Saat menyetop, periksa jumlah roda saat anda nyetop taxi, pastikan jumlahnya 4, kalo cuma 3 berarti anda naik bajaj.

2. Periksa juga jumlah kursinya, kalau jumlahnya banyak, berarti anda naik Metromini.

3. Sebutkan tujuan anda dengan benar untuk menghindari supir taxi membawa anda ke rumahnya.

4. Jangan malu untuk bertanya karena malu bertanya sesat di jalan.

5. Sama pak supir jangan terlalu galak nanti diusir, jangan pula terlalu baik nanti ditaksir.

6. Perhatikan selalu argo meter, pastikan tulisannya ‘argometer’, jangan sampe tulisannya argo bromo atau argo gede (karena kesalahan ini amat fatal & membuat anda makin jauh dr tujuan).

7. Yakinkan diri Anda bahwa Anda sudah duduk didalam taxi itu sebelum taxinya jalan, karena kalau tidak, jangan2 Anda masih duduk dihalte bus, & blm terbawa oleh taxi itu.

8. Jangan lompat ke luar taxi selagi taxi itu berlari kencang. Itu akan sangat membahayakan orang lain.

9. Jangan pernah tertidur di dalam perjalanan dengan taxi, untuk menghindari supir taxi menagih tarif taxi plus tarif sewa kamar.

10. Kalau Anda laki2 dan supir taxinya bertanya siapa nama Anda, jangan pernah mengaku bahwa nama Anda Ibrahim, nanti Anda dikira Tommy Soeharto. Apalagi kalau Anda perempuan, jangan mengaku bernama Ibrahim, nanti Anda dikira berbohong.

11. Jangan naik taxi yang ada tulisannya “Tarif Lama”. Anda bisa ditagih terus-menerus dalam setahun atau dua tahun ke depan sehabis naik taxi itu.