Mitos seputar olie mesin


BARU-TURUN-FERRY-MAU-PULANG

Dear Sahabat “da Trooper Bali” dimanapun berada,

Apakabar hari ini…?
Great… Saya yakin semua sahabat dalam keadaan sehat dan berbahagia bersama keluarga.

Saya ingin berbagi tips seputar olie bagi kendaraan kesayangan kita bersama sahabat “da Trooper Bali” Kita semua tahu, olie adalah cairan yang sangat penting bagi kendaraan kita. Olie yang bertugas memberi pelumasan pada jeroan mesin yang merupakan jantung dari kendaraan akita. Ibarat darah dalam tubuh kitaa, tanpa oli maka jangan harap kendaraan kita bisa beroperasi dengan baik dan aman.
Yuuuk kita selami lebih lanjut seputar olie, agar kita mempunya wawaasn dan pengertian yang benar tentang olie bagi kendaraan kita.
Berikut adalah mitos dan penjelasan mengenai olie yang saya rangkum dari berbagai sumber. Selamat mengikuti…!

MITOS DAN FAKTA SEPUTAR OLIE MESIN

Penggunaan oli pada mesin kendaraan sifatnya mutlak dan sangat penting. Selain berguna untuk melumasi dapur pacu, cairan ini bertugas untuk mencegah terjadinya friksi atau gesekan yang berlebih pada komponen komponen jeroan mesin. Dewasa ini, peran oli tidak hanya berfungsi untuk melumasi seluruh komponen bergerak dalam mesin saja. Namun pelumas juga harus mempunyai kemampuan untuk membersihkan ruang bakar dan mencegah terjadinya endapan dan gram gram dari logam yang aus dari bagain jeroan mesin.

Olie juga harus memiliki kemampuan beradaptasi dengan cuaca sekitar. Selain fungsi oli di atas, apakah Anda tahu bahwa selama ini ada mitos seputar oli yang beredar di masyarakat. Agar tidak terjerumus dengan sejumlah mitos yan gsalah mengenai oli, mari kita pahami lebih jauh fungsi dari pelumas ini.

ME-IN-NGIIS

1. W pada 10W – 40

Adalah penting untuk mengetahui tingkat kekentalan atau vikositas oli yang akan Anda beli di toko. Perlu Anda ketahui bahwa pelumas yang baik adalah tidak terlalu kental namun tidak juga terlalu encer. Jika terlalu kental, kinerja mesin akan terbebani karena cairan tersebut kesulitan untuk mengalir dalam ruang bakar. sehingga membuat keja piston dan part terkait menjadi berat.
Sebaliknya jika terlalu encer, maka oli akan terlalu mudah tergelincir layaknya air sehingga tidak amamapu melindungi piston dan part lainnya dari gesekan yang dapat menimbulkan terkikisnya part mesin. Vikositas oli sendiri memiliki dua klasifikasi masing-masing yakni single grade dan multi grade.

2CV-RED

Oli jenis single grade memiliki kekentalan pelumas yang lebihs stabil sehingga umur pakainya cukup panjang. Tetapi jenis ini tidak mampu menyesuaikan kekentalan oli sesuai kebutuhan mesin. Di Indonesia sendiri menggunakan tipe pelumas multi grade. Untuk mengukur tingkat kekentalan oli, produsen menunjukkannya dengan kode seperti SAE 10W-30.

Society of Automotive Engineers (SAE) adalah sebuah organisasi yang mengatur peredaran oli di dunia. Kode berupa angka yang berada di belakang SAE adalah untuk menunjukkan kemampuan pelumas di cuaca dingin. Semakin kecil angkanya membuat kemampuan oli semakin baik di suhu paling rendah sekalipun. Kemudian kode W adalah terjemahan untuk (Winter).
Maka contoh oli yang baik untuk udara dingin adalah SAE 0W. Pelumas multi grade tidak hanya memiliki kemampuan melindungi ruang bakar pada kondisi dingin, namun cairan tersebut juga mampu menjaga mesin ketika cuaca panas sekalipun. Umumnya range yang cukup ekstrim untuk tingkat kekentalan oli adalah SAE 10W-40.

2. Oli menghitam pertanda ganti

Pengendara yang baik akan selalu menjaga kondisi mesin dalam kondisi prima. Beberapa orang menganggap bahwa ketika pelumas mulai berubah warna menjadi gelap, maka inilah waktu yang tepat mengganti oli. Anggapan tersebut ternyata salah dan hanya mitos belaka.
Oli yang beredar di pasaran saat ini umumnya telah menggunakan detergen sehingga mencegah adanya endapan atau lumpur. Dengan adanya fitur tersebut, oli bekerja seperti seharusnya. Kemudian pelumas mengumpulkan partikel-partikel kecil yang dapat menyebabkan endapan. Hal inilah yang kemudian membuat oli berubah menjadi hitam.
Biasakan mengganti oli sesuai rekomendasi pabrikan, jangan berdasarkan warna yang telah berubah menjadi gelap.

DEWA&TROOPER-SILVER

3. Mengganti oli setiap 5000 kilometer

Semua pabrikan mobil biasanya memberikan anjuran waktu yang tepat untuk mengganti oli. Umumnya, pabrikan menyarankan untuk mengganti cairan pelumas setiap 5000 kilometer. Hal ini ternyata salah dan banyak orang yang telah menerapkannya. Umumnya yang menyarankan untuk mengganti pelumas kendaraan lebih cepat merupakan penjual oli. Dengan teknologi yang semakin canggih saat ini, kemampuan oli yang telah dilengkapi detergen akan mampu bekerja baik hingga 12 ribu kilometer. Hal ini tentunya tergantung pada kondisi lalu lintas. Bagi Anda yang kerap menjumpai kemacetan parah atau setidaknya membuat mesin berkerja lebih keras, opsi mengganti oli lebih cepat patut dipertimbangkan. Karena dalam kondisi tersebut, bukan kilometer lagi yang jadi patokan karena meski diam, mesin masih tetap bekerja saat idle di kemacetan.

CHEROKEE HIGH

4. Oli sintetik dapat menyebabkan kebocoran pada mesin

Mitos ini tidak benar. Beberapa pengguna kendaraan antik atau lawas sempat khawatir dengan kondisi ini. Oli sintetik kabarnya dapat merusak seal karet yang terdapat pada mesin. Percayalah mitos ini tidak benar. Kebocoran akan terjadi karena ada sesuatu yang tidak beres dalam mesin. Oli sintetik memiliki molekul yang lebih kecil dibandingkan oli mineral, sehingga memiliki penetrasi ke celah terkecil di mesin. Dapat disimpulkan oli sintetik bukan penyebab kebocoran justru akan berguna untuk mendeteksi gejala kebocoran pada mesin. Berlakulah bijak dalam memilih oli yang cocok bagi kendaraan Anda. Jangan asal pilih oli berharga murah namun bisa merusak komponen dalam mesin kendaraan.

Nah, semoga artikel ini bisa membantu sahabat semua memahami olie dan kegunaannya dengan benar sehingga pada akhirnya mampu memperpanjang umur pakai mesin pada kendaraan kita. Semoga bermanfaat.

Ikuti terus “da Trooper Bali” karena saya akan selalu menyajikan berbagai artikel penting dan bermanfaat bagi sahabat pecinta otomotive.

 

Salam otomotive dari “da Trooper Bali”

mydocuments

 

 

 

Dewa Dwipayana
Jl. Gunungsari Blok D-23, Padangsambian Kaja
Denpasar Barat 80117
Phone 0361 427230, Mobile 0816 572800
E-mail : dewa.dwipayanan@gmail.com; dewa73us@live.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s