Wishing a Merry Christmas and Happy New Year 2013


Dear all of the beloved visitors…
On behalf of “da Trooper Bali” we wish you a Merry Christmas 25 Desember 2012 and a Prosperous Happy New year 2013.
We wish this Christmas and the new year 2013 will bring us a great health and lot of success and a happiness. Amen.

“da Trooper Bali”

Dewa Dwipayana
DK 999 YQ
Silent Hi-Roof Black Trooper
Jl. Gunungsari Blok D 23, Padangsambian Kaja
Denpasar barat 80117
Mobile 0816 572800 – 0361 7883956

y

Advertisements

Kopdar dengan teman-teman dari Troonus Semarang


Selamat sore semua.
Hari Minggu tanggal 23 Desember 2012 yang lalu saya berkesempatan bertemu muka dengan Mas Toto, Mas Cahyo, Mas Dwi, Mas Kis, dan Mas Yogi yang berlibur bersama keluarga di Bali.
Sebelumnya saya sempat kontak dengan Mas Toto di Troonus Whatsapp Group yang mengatakan akan berangkat ke Bali tanggal 21 Desember 2012. Karena itu saya terus mengikuti diskusi di Whatsapp Group.

Dan pada kontak tanggal 22 Desember 2012 saya tanyakan kepada Mas Toto Joging dimana rencananya menginap di Denpasar.

Mas Toto menginformasikan bahwa akan menginap di Grya 18, Jl. Dekat Tukad Yeh Aya didekat rumah sahabat kita Bli Boncel.
Setelah konfirmasi tanggal 23 Desember 2012 sore, saya dan istri berangkat dari rumah di kampung langsung menuju Grya 18 Panjer, dantiba di Grya 18 pukul 10.38 WITA ditengah hujan lebat.
Setelah ngobrol sekitar kurang lebih 2 jam, pukul 00.23 WITA kamipun berpamitan agar Mas toto dan teman-teman bisa beristirahat.
Berikut beberapa foto yang sempat diambil.

href=”http://da-trooper-bali.com/?attachment_id=955#main” rel=”attachment wp-att-955″>with-Troonus-crew

Salam dari Bali.

Dewa Dwipayana
DK999YQ
Silent-Hi-Roof-Black-Trooper
Jl. Gunungsari Blok D23,D Padangsambian Kaja
Denpasar Barat 80117

Kopdar dengan Mas Fajar dari KTI Balikpapan.


Selamat siang teman-teman dan semua pengunjung blog “da Trooper Indonesia” Bali ini.

Hari Sabtu kemarin saya ketemu dengan mas Fajar saudara kita dari KTI Balikpapan yang kebetulan sedang mengikuti uji kompetensi untuk sertifikasi profesi dibidang perminyakan.

Hari Sabtu tanggal 22 Desember 2012 kebetulan saya hendak ke Pantai Muaya Jimbaran untuk acara tutup tahun Team  gathering dari hotel Melia Bali. Hari itu saya mengendarai si Blackyyang selama ini lebih sering tidur dikandangnya di kampung.

Saat melintas dibundaran BTDC saya lihat ada beberapa orang sedang berfoto dan salah seorang melambaikan tangan. Saya membalas lambaian tangannya sambil berfikir. Sepertinya itu teman dari Trooper. Akhirnya saya menepi di sebelah barat bundaran dan menoleh kalau orang yang melambaikan tangan itu melihat saya. Sementara hujan gerimis mulai menyirami bumi.

Dan ternyata benar saja sebuah APV putih menghidupkan sign nya menepi dan penumpang didepan seorang pria turun meskipun hujan mulai turun agak deras. Sayapun turun dan menyapa yang ternyata adalah MasFajar dari KTI Balikpapan. Sambil bersalaman saya mencatat no. HP mas Fajar dan berjanji akan menghubungi setelah acara di kantor selesai nanti. Sementara hujan semakin deras akhirnya memaksa kami untuk berpisah.

Mas Fajar hendak mampir berbelanja oleh oleh di Krisna dan akan terbang ke Yogya, sementara istri dan anaknya akan terbang langsung ke Balikpapan.  Saya langsung mengarahkan si Blacky ke Pantai Muaya Jimbaran untuk bergabung denga teman-teman kantor.

Dalam, perjalanan saya sempat sms-an dengan Mas Fajar yang mengatakan sedang putar-putar  di Kuta.

Pukul 13.37 WITA acara kantor selesai, dansaya coba kontak mas Fajar janjian untuk ketemu di Kuta, dan akhirnya kami bertemu di sebuah rumah makan di depan Aston Inn di Jalan Kediri, Tuban.

Begitulah setiap ada kesempatan kopdar atau ketemuan dengan teman-teman dari Trooper baik itu dari KTI ataupun dari komunitas lainnya data berjalan baikd an memberi manfaat bagi saya terutama menambah wawasan dan pertemanan dengan berbagai komunitas penghobby Trooper ataupun jeep lainnya.

Salam Trooper…!!!

 

Dewa Dwipayana

DK999YQ

Silet-Hi-RoofBlack-Trooper

Jl.Gunungsari Blok D23, Padangsambian Kaja,

Denpasar Barat 80117

Bali Indonesia

 

 

COVER TUAS UP DOWN JOK DRIVER TROOPER

Cover tuas Up Down kursi pengemudi di Trooper


Dear sobat pengunjung situs “da Trooper Indonesia Bali” semuanya Apa kabar…? Semuanya baik baik saja bukan..?

Saya kembali hadir didepan sobat semua untuk berbagi tips mengenai cover tuas penaik turun kursi pengemudi di Trooper tahun 1990 – 1995 yang masih orisinil bawaan dari pabrik.

COVER-TUAS-UP-DOWN

Seiring dengan umur, biasanya cover tuas yang aslinya terbuat dari plasti keras ini akan getas dan mudah pecah. Dan fatalnya tidak ada yang membuat part ini karena mungkin dianggap tidak terlalu perlu, atau banyak juga penggemar dan pencinta Trooper yang telah mengganti jok nya dengan jok after market seperti Recaro, Momo ataupun copotan dari kendaraan lain sehinga selama ini tidak ada yang berfikir untuk membuat replikanya.

Nah, dari kejadian yang saya dan beberapa teman alami, dimana saya ingin tetap mempetahankan jok aslinya, jadi saya berfikir untuk membuat replikan cover tuas ini, namun ternyata sangat sulit mencari orang yang mau dan sanggup membuatnya dari metal agar kuat dan tahan lama. Saya dan beberapa teman-teman di Bali berburu orang atau seniman plat yang mau megerjakannya, namun setelah hampir 2 tahun kami baru bertemu dengan orang yang mau diajak berdiskusi dan mau mencoba membuatnya. He he he he.. Benar-benar perjuangan yang berat.

Akhirnya kami bertemu seseorang yang notabene seniman yang biasa membuat ornamen dan part costume untuk modifikasi Harley Davidson.Setelah berunding dan berdiskusi dengan detail dan menunjukkan contoh cover asli, kamipun sepakat membuatnya tanpa menanyakan berapa ongkos yang dia minta. Memang sesuatu yang gila menurut saya, namun karena memang niat sejak awal ingin membuat cover yang setidaknya mirip dengan cover aslinya saya setuju untuk dibuatkan dan minta diinfo harga yang diminta tanpa ada tawar menawar. Dan celakanya dia hanya mau membuatkan kalau kami mau membuat minimal 5 buah dan saya setuju saja berapapun harganya dengan catatan desainnya harus sama persis seperti aslinya. Terlalu memaksa ya. He he he…

COVER TUAS UP DOWN JOK TROOPER

Begitulah, setelah menunggu hamir dua bulan, saya dikabari bahwa replika cover sudah selesai dan diminta untuk melihatnya. Malam sekitar pukul 19.45 saya sampai ditempat pembuatnya dan melihatnya di bawah cahaya lampu yang sangat terang dan saya  terkesima. Ternyata hasilnya benar-benar presisi dan hampir sulit dibedakan dengan mata mana asli dan mana yg replika. Perbedaan baru kita lihat setelah melihat dengan teliti bahwa cover asli finishingnya bertekstur kulit, sementara yang replika di finish polos tidak bertekstur.

Kemudian melihat lubang baut untuk pemasangan, saya agak ragu apakah bisa persisi. Namun saya tidak berkomentar karena belum sempat memasangnya.

COVER TUAS UP DOWN JOK DRIVER TROOPER

Keesokan harinya barulah saya berkesempatan memasangnya dan memastikan bahwa semuanya presisi dan mudah memasangnya.

Berikut ini adalah urutan memasang cover tuas Up Down di Jok Driver Trooper.

Pertama, dengan obeng ( + ) bukalah penutup plastik yang mengelilingi bagian bawah jok. Ada dua baut yang mengikat penutup plastiknya.

Kemudian lepaskan penutup platik itu dari tempatnya dan letakkan ditempat yang aman, jangan sampai terinjak atau tertindih perkakas lain ataupun benda lainnya.

Nah, sekarang kita bisa melihat posisi lubang baut untuk mengikat cover tuas dari bagian bawah jok. Lepaskan baut yang mungkin masih tersisa ditempatnya. Ada empat baut kecil yang mengikat tuas di tempatnya. Ambil keempat baut itu dan coba cocokkan dengan cover tuas yang baru, kalau tidak cocok gantilah bautnya dengan yang cocok dengan rumah baut yang telah dibuat di cover tuas yang baru.

LUBANG BAUT COVER TUAS UP DAOWN

Setelah mendapatkan baut yang baru yang cocok untuk cover tuas di keempat luang baut pengikatnya, posisikan cover di tempatnya dan masukkan baut pengikat dari dalam dibawah jok dengan hati-hati.

Setelah posisi cover pas, kencangkan sedikit keempat baut pengikatnya, kemudian perhatikan posisi cover apakah sudah “duduk” pas ditempatnya.

Cobalah menaik turunkan jok pengemudi dengan menaik turunkan tuas up down -nya apakah tuas up down mampu menjalankan fungsinya dengan baik dan cover tuas tidak bergesekan dengan tuas penaik turunnya, jika semuanya sudah bagus berarti posisi cover sudah tepat. Kencangkan keempat baut pengikatnya sekali lagi. Kemudian pasang kembali tutup pelindung plastik samping jok dan kencangkan kedua bautnya.

Nah pengerjaan memasang cover tuas up down jok driver Trooper sudah selesai. Gampang bukan…?

Semoga berhasil.

Bagi sobat yang ingin mendapatkan Cover Tuas Up down yang terbuat dari metal ini, silahkan menghubungi saya di nomor mobile dibawah ini.

Salam dari Bali.

Dewa Dwipayana

DK999YQ

Hi-Roof-Black-Trooper

Mobile 0816572800 – 03617883956

Mau Week end kemana …?


 

Dear all of the Trooper lover and who love trekking agro tour… How are you…?!?

I am back to see you again. Hopely you so still loyal visit  our website “da Trooper Indonesia Bali website….

 

Week end kemana..?

Mungkin brother and sister sering bingung juga kalau mau ber-akhir pekan..

Mau ke mall hanya itu-itu saja, bosan…..  Mau ke ke pantai sudah terlalu sering….

Mau rendesvous di cafe…?   Uuugh jenuh….

.

Nah kalau sudah begitu kita akan bingung kemana ya akhir pekan ini..?

 

Kami dari “da Trooper Indonesia Bali memberikan tips untuk berakhir pekan. Ini adalah oleh-oleh kami setelah menjajal paket yang ditawarkan. Kami mencoba paket tours 2 hari satu malam, dengan budget yang relative murah untuk ukuran saya yang hanya pegawai rendahan di perusahaan swasta. Coba simak laporan selengkapnya dibawah ini….

 

Week end ke gunung sambil ber wisata ke farm atau perkebunan sayur mayur di Candikuning, Bedugul pasti akan sangat menarik.  Kami yakin sobat-sobat akan terpesona oleh keelokan alam Candikuning dengan kebun sayuran yang tertata rapi dan apik yang membuat mata betah berlama-lama menikmati pemandangan disana.  Mungkin tidak banyak orang yang tahu bahwa di Candikuning tersimpan alam yang luar biasa elok dengan pemandangan yang indah, udara yang sejuk dan damainya hutan lindung di balik kebun sayuran yang ada.

 

Sebenarnya teman-teman  dari Trooper Indonesia Bali atau yang lebih dikenal dengan KTI Bali telah beberapa kali diberi kesempatan menjajal trek ditengah hutan ini,  dan menjelajahi alam dan country road di tengah perkebunan rakyat desa Candikuning, termasuk menjelajah ke tengah hutan lindung yang membentang seluas kurang lebih 255 hektar dikaki sebelah timur Gunung Batukaru dengan panjang rute kurang lebih 3.5 km dengan waktu tempuh dari start kurang lebih 2 jam. Cuaca alam disini sangat sejuk dengan ketinggian kurang lebih 1.350 meter diatas permukaan laut membuat udara terasa sejuk nyaman dan alam yang masih natural membuat kita merasa damai dan tenteram.

 

Untuk membantu sobat atau siapa saja yang ingin menikmati alam pegunungan dengan kebun sayuran yang membentang dan tertata apik, pada tanggal 12 Agustus yang lalu kami telah mencoba paket tour yang ditawarkan dan berikut ini adalah oleh-olehnya yang kami sajikan khusus buat pencinta da Trooper dan para penyuka trekking dan adventure.

 

Untuk mengetahui dan dapat menikpmati semua paket yang ditawarkan, kami memilih paket 2 days 1 night tour. Enaknya biaya dapat di sesuaikan dengan budget para sobat dengan kepuasan yang tak akan terlupakan sepanjang hidup para sobat.

Paket Tours minimal untuk 4 orang, dengan fasilitas kendaraan Trooper 4WD yang. Paket tour 2 days 1 night termasuk 4 kali Snack,  2 kali makan siang, 1 kali makan malam dengan barbeque dan api unggun, cendera mata,  Sobat juga bisa menjajal Trooper 4WD jika ingin merasakan bagaimana mengemudi dan merasakan kenyamanan dan ketangguhan SUV 4WD Trooper.  

 

 

Paket 2 days Tours. 07.30 to 16.00 (34 hours)

 

Berangkat dari Denpasar pukul 7.30 WITA. Rute – Denpasar – Kintamani – Baturiti.

 

Perjalanan ke Kintamani dari Denpasar ditempuh dalam waktu 1 jam 45 menit

Kurang lebih pukul 10.15 kami tiba di Penelokan, Kintamani. Setelah menikmati  indahnya pemandangan Kintamani dan Gunung Batur dan hamparan kebun sayurannya selama kurang lebih 30 menit kami melanjutkan perjalanan dengan menyusuri jalan pegunungan bukit Kintamani menuju ke  bukit Penulisan dan seterusnya menuju jembatan tertinggi di Asia di pegunungan didesa Plaga yang melintas diatas tukad Bangkung. Jembatan Tukad Bangkung ini diklaim adalah merupakan jembatan tertinggi di asia dengan ketinggian dari dasar sungai setinggi 745 meter dengan panjang 450 meter menghubungkan desa Plaga dengan bukit Penulisan, Kintamani. Sepanjang perjalanan dari Kintamani ke desa Plaga kami disuguhi pemandangan alam yang sangat elok dengan kebun sayuran dan pemandangan alam yang indah, dengan jalan yang berkelak-kelok dan kebun jeruk di kiri kanan jalan.

 

Kurang lebih pukul 12.15 dari jembatan tertinggi di Asia ini perjalanan dilanjutkan ke desa Baturiti dengan melalui country road dengan pemandangan yang indah disepanjang jalan, melewati hamparan sawah dan kebun cabai yang membentang luas, melewati jalan desa yang berkelak kelok dengan udara yang sejuk.

 

Pukul 13.15 kami memasuki desa Baturiti untuk selanjutnya menuju Mentari Restaurant yang terletak Candikuning dipinggir jalan Denpasar – Singaraja di seberang Danau Beratan.. Pukul 13.35 kami telah duduk di meja Mentari Restaurant untuk makan siang dengan buffet lunch. yang telah termasuk didalam paket tour.

 

Dengan menu yang nikmat dan lengkap, Dine in di Mentari Restauratan akan memberikan sobat pengalaman makan siang yang sangat luar biasa. Terletak diatas ketinggian di bukit sisi barat jalan raya Denpasar Singaraja di seberang Danau Beratan. Dengan ketinggian kurang lebih 1.350 meter diatas permukaan laut, membuat udara terasa sejuk nyaman. Duduk di Mentari Restaurant sambil menikmati hidangan makan siang sungguh merupakan pengalaman yang mengasyikkan. Sambil menikmati hidangan kami dapat melihat aktifitas water sport yang ada di danau, seperti Parasailing, Boat, Jet skiing, dan fishing. Sementara di kejauhan sana kita bisa melihat bukit diseberang danau yang menghijau menambah indahnya panorama.

 

Puas menikmati hidangan makan siang dan kopi perjalanan dilanjutkan untuk menikmati alam pedalaman Candikuning dengan trekking melewati country road untuk  melihat-lihat kebun strawberry dan aneka sayuran, seperti Tomat, Wortel, Kentang, Cabbage, Brocolli, Kaelan, Sawi hijau, Pree, Daun bawang, Arcis, dan banyak lagi berbagai jenis sayuran lainnya yang ditanam oleh masyarakat Candikuning dan sekitarnya.

 

Dari sini perjalanan dilanjutkan untuk light of road di tengah hutan lindung  dengan panjang rute kurang lebih 3.5 km. Peserta dapat menjajal kendaraan SUV Trooper  4WD yang nyaman namun tangguh. Perjalanan light off road berdurasi kuarng lebih 2 jam.

Pukul 17.00 kita akan ke base camp di Buyan Camping Ground  yang terletak di tengah hutan lindung dipinggir Danau Buyan untuk beristirahat sejenak. Buyan Camping Ground 1 mempunyai tempat MCK yang sangat memadai.

 

Pukul 19.00 kami bersiap untuk menikmati makan malam dengan barbeque dan api unggun dengan menu ikan bakar air tawar, atau seafood, (optional on request) ala petualang.

 

Peserta dipersilahkan memilih ikan yang diinginkan dan membakarnya sendiri pada griller / api yang telah disediakan, atau bisa minta untuk dimasakkan. Makan malam dengan suasana pegunungan dipinggir danau sambil berdiang di api unggun sungguh terasa nikmat dan menjadi pengalaman dan kenangan yang sangat indah bagi kami.

 

Oh ya mengikuti tour ini, jangan lupa membawa jaket serta kaos tebal untuk megusir dingin, kalau punya syaal dan topi wool dengan penutup telinga akan banyak membantu kita menahan hawa dingin. Suhu pada siang hari mencapai 23 derajat celcius sementara malam hari turun sangat ekstrem hingga dibawah 18 derajat celcius. So jaket dan kaos kaki tebal mutlak dibutuhkan.

 

Keesokan harinya setelah mandi dan berbersih-bersih, breakfast dengan menu nasi goreng, kopi atau teh panas, serta hidangan pencuci mulut berupa buah segar disediakan dan di set-up dipinggir danau. Wow sungguh eksotis dan nikmat rasanya makan pagi sambil menikmati pemandangan danau Buyan dengan latar belakang Gunung Batukaru.   

 

Perjalanan selanjutnya adalah  jalan-jalan ke atas bukit untuk menikmati pemandangan bukit dan gunung serta lembah dengan pemandangan danau Tamblingan di bawah sana. Dengan mengendarai Tooper kita akan mendaki  ke atas ke desa Wanagiri, dimana Danau Tamblingan akan berada dibawah kita dengan kecuraman kurang lebih 500 meter dibawah. Pemandangan disinipun luar biasa indahnya.  Perjalanan akan dilanjutkan menyusuri jalan kecil asphalt menuju desa Munduk. Pemandangan sepanjang jalan ini sangat elok, dengan kebun cengkeh dan kopi di sisi kiri dan kanan. Dengan ketinggian kurang lebih 1.700 meter diatas permukaan laut udara disini masih cukup dingin., sesekali kabut turun didepan kami.

 

Pukul 10.00 kita diajak istirahat di pinggir tebing dengan pemandangan alam yang sungguh-sungguh elok. Nun di kejauhan kita bisa melihat megahnya gunung Batukaru dengan bukit-bukit yang menghijau. Sementara pohon cengkeh dan pohon kopi menyapa kita dengan gemulai dedaunannya yang ditiup angin sepoi-sepoi.  Wah benar-benar merupakan pengalaman yang indah dalam hidup.

 

Perjalanan masih diteruskan ke utara menembus desa Banyuatis ditengah-tengah perkampungan yang padat. Banyak penginapan disini yang acap kali dikunjungi oleh turist-turis dari luar negeri. Mereka menginap disini hingga beberapa minggu.

 

Pukul 12.15 kita kembali ke Candikuning, Bedugul untuk santap siang di Mentari Restaurant. Buffet lunch dengan menu Continental dan Indonesia.

 

Pukul 14.30 kita diajak ke pasar tradisional Candikuning, yang terletak beberapa ratus meter dari Mentari Restaurant untuk melihat-lihat pasar tradisional dan jika ingin membeli cendera mata berupa handicraft dan pernak-pernik assesori wanita, untuk oleh-oleh juga tersedia.

Kurang lebih pukul 15.00 perjalanan kembali ke Denpasar melalui jalan utama untuk kembali ke Denpasar.

 

Wah pengalaman trekking ini benar-benar meninggalkan kesan yang mendalam yang indah bagi kami, dan anak-anaka kami. Rasanya kami ingin kembali untuk menmpuh trek yang kami lalui. Begitulah kami jadi ketagihan untuk kembali ke trek.

 

Nah jika sobat ingin ber-week end menikmati pemandangan alam dengan kebun sayuran yang beraneka ragam di Bedugul silahkan kontak kami. Komunitas Trooper Indonesia atau disingkat KTI Bali. Silahkan menghubungi Hot line kami di nomor 081 657 2800 atau e-mail ditta@yahoo.com dengan senang hati kami akan meng-arrange liburan sobat dengan

 

Semoga bermanfaat…

 

 

Salam.

 

 

 

 

Dewa Dwipayana

DK999YQ

Hi-Roof-Black-Trooper

Memasang pesawat Radio Komunikasi di kendaraan (Reposted)


Hi teman-teman pencinta, pemilik dan penggemar Trooper dan pengunjung website ini  dimana pun berada.  Apa kabar semuanya….? Sehat-sehat dan bergembira bukan…?  Baik-baik…  saya  sangat senang melihat semua teman-teman dalam kondisi yang luar biasa sehat dan bahagia.

My Tower antenna

My Tower antenna

RADIO KOMUNIKASI 2 METER BAND

Kali ini saya kembali mengunjungi anda semua untuk berbagi mengenai penggunaan perangkat radio komunikasi di da Trooper ataupun dikendaraan lainnya. Sebelumnya saya ingin sedikit memberi penjelasan jenis-jenis radio komunikasi, cara pemasangan  di kendaraan dan  manfaat dan cara penggunaannya yang benar. Simaklah tulisan berikut ini.

Perkembangan Radio Komunikasi.

Pada perkembangannya perangkat radio komunikasi saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat.  Pada awal mulanya radio komunikasi dibuat untuk melakukan komunikasi jarak jauh yang praktis dan tanpa kabel. Radio komunikasi mulai dikembangkan pada saat Perang Dunia II oleh negara-negara yang terlibat dalam peperangan. Utamanya adalah untuk menyampaikan perintah kepada serdadunya untuk melakukan serangan dan  menyusun strategi penyerangan. Pada jaman itu, komunikasi tidak dapat belangsung semudah sekarang ini, karena keterbatasan perangkat, sehingga mode CW (Continous Wave) sangat berperan, mode phone juga sangat sulit dilakukan saat itu karena keterbatasan perangkat radio komunikasi.

Setelah Perang Dunia berakhir tekhnologi radio komunikasi semakin berkembang. Perkembangan ini tidak terlepas dari adanya para amatir radio di seluruh dunia yang selalu ber eksperimen membuat trobosan-trobosan baru yang akhirnya selalu menemukan hal-hal baru dalam tekhnologi radio komunikasi. Ditemukannya transistor untuk mengganti tabung juga sangat mempengaruhi perkembangan radio komunikasi. Setelah terbentuknya badan telekomunikasi dunia atau International Telecominication Union atau (ITU) semakin mempertegas  dan menggiatkan riset dan pengembangan radio komunikasi dunia, sehingga di negara-negara diseluruh dunia juga terbentuk berbagai organisasi radio komunikasi  dengan berbagai nama. 

My Call Sign

My Call Sign

Pun juga di Indonesia dibentuk jugalah Organisasi Amatir Radio Indonesia melalui konferensi yang dilaksanakan pada tahun 1967 dimana pada tahun itu juga disepakati terbentuknya Organisasi Amatir Radio Indonesia yang disingkat ORARI seperti yang kita kenal saat ini.

Setelah masa perang berlalu, radio komunikasi mulai berpindah fungsi sebagai alat komunikasi yang cukup efektif terutama didaerah-daerah terpencil yang sulit dilalui.  Saat itu radio komunikasi yang dipakai adalah SSB atau Single Side Bandyang bagi orang awam, SSB sangat-sangat tidak nyaman ditelinga karena suara lawan bicara kita terdengar sangat aneh cenderung kurang jelas. Namun SSB transmission mempunyai keunggulan dalam jarak pancar yang jauh lebih kuat dari mode lainnya FM maupun AM sehingga mode SSB lah yang paling efektif dipakai dalam komunikasi. Sampai saat ini mode SSB masih sangat banyak dipakai oleh perusahaan pengeboran minyak,  Perusahaan penerbangan, sampai tentara pun masih banyak juga yang mempergunakan mode SSB untuk mode komunikasinya.

Pada awal tahun 1980an ditemukanlah  IC  (Integrated Circuit) dimana didalam IC itu tercetak rangkaian tertentu yang sangat presisi dan berukuran kecil. IC ini akhirnya membuat ukuran radio komuniksi semakin kecil, semakin kompak dan semakin ringan, dibandingkan dengan jaman sebelum IC ditemukan.  Pesawat radio yang dulu  masih menggunakan transistor dan tabung pada komponen-nya berukuran sangat besar, namun dengan IC ukuran radio sejenis dapat menghemat ruang hampir 50%-nya. 

Perkembangan tekhnologi dan sains membuat berbagai kemudahan dalam bereksperimen dan tentu juga membuat biaya riset menjadi semakin murah. Hal ini mendorong produksi radio komunikasi semakin banyak dan berbagai merk radio komunikasi juga mulai bermunculan seperti Alinco, Icom, Trio Kenwood, Furuno, Motorolla,Standard, Sommercam, Yaezu Muzen dan belakangan ini berbagai merk radio dari China banyak bermunculan seperti, Starcom. Wierwe, VEV, Firstcom  dan lain sebagainya sedangkan sebelumnya hanya beberapa merk lawas seperti Sommercam; Yaezu, Trio Kenwood, Icom yang masih analog dengan tabung dan transistor.

Jenis-jenis radio dan fungsinya.

Dari frekwensi kerjanya, radio komunikasi dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok yaitu :

-HF atau High Frequency Transceiver adalah radio komunikasi yang bekerja pada rentang frekwensi  0 sampai dengan 60 Mhz. Radio jenis ini mempunyai beberapa mode dalam operasinya yaitu, AM (Amplitude Modulation), FM (Frequency Modulation), USB (Upperside Band), LSB (Lower Side Band) dan juga CW atau Continuous Wave yang dipakai untuk mengirim dan mendengar morse. Panjang gelombang radio ini mulai dari 1 sampai 160 meter (wave length). Radio jenis ini tidak memerlukan power yang besar untuk menjangkau jarak yang jauh, namun sayangnya rambatan gelombangnya tidak merata, sehingga kurang efektif untuk komunikasi bisnis yang memerlukan akurasi dan kecepatan penyampaian berita.

-VHF atau Very High Frequency adalah radio komunikasi yang bekerja pada rentang frekwensi 100,000.00 Mhz sampai dengan 180,000.00 Mhz atau yang sering kita sebut radio 2 meteran karena panjang gelombang radionya adalah sekitar 2 meter. Karena kemudahan pemakaian dan kejernihan suaranya yang sempurna radio 2 meteran lebih cepat akrab dikalangan breaker. Radio 2 meteran relatif memerlukan power yang besar untuk mendapatkan jangkauan yang luas. Dan memerlukan antenna yang cukup tinggi untuk menjangkau daerah yang lebih jauh. Rambatan gelombang dari radio jenis ini cukup merata. Pada awal kemunculan radio ini diawal tahun 1970an, perangkat radionya masih mempunyai mode SSB, CW dan FM. Namun seiring permintaan pemakai, akhirnya radio 2 meteran yang baru hanya dibekali dengan frequency FM saja.

ALL BAND YAEZU FT 102

ALL BAND YAEZU FT 102

-UHF atau Ultra High Frequency adalah radio komunikasiyang bekerja pada rentang frekwensi 430,000.00 Mhz sampai dengan 480,000.00 Mhz atau yang sering disebut radio U atau 70 centimeter karena panjang gelombangnya cuma 70 centimeter sehingga daya jelajahnya frekwensi sangat merata, namun sayang jarak transmit yang tidak begitu jauh. Radio jenis ini banyak dipakai oleh polisi yang diperkuat dengan Radio Pancar Ulang di beberapa titik untuk membuat daya pancar yang merata diberbagai tempat. Power yang dibutuhkan juga mendekati radio 2 meter.

Demikian sekilas mengenai jenis-jenis perangkat radio komunikasi yang ada.

Pemasangan radio komunikasi di kendaraan kita.

Pada kesempatan ini kita akan membahas cara pemasangan radio komunikasi VHF atau 2 meteran yang umum kita pergunakan didalam kendaraan. Yuuuk kita bahas.

Peralatan yang dibutuhkan :

-Kabel  untuk power merah dan hitam dengan ukuran inner paling tidak 3 milimeter  masing-msing sepanjang 4 meter. Jangan memakai kabel listrik rumah,

– Kabel antenna RG58 atau Teplon sepanjang  kurang lebih 3 meter,  

– Bracket connector antenna. Model jepit atau yang langsung ditanam di bumper.

– Beberapa cable tie untuk mengikat kabel agar rapi.

– Pesawat radio komunikasi Rig.

– Antenna mobil

Memilih Pesawat Radio.

Pilihlah radio yang berukuran kompak namun kuat, mengingat radio akan ditanam di dashboard sehingga tidak membuat dashboard terkesan kurang rapi. Saat ini dipasaran banyak merk radio 2 meter yang kecil mungil namun mempunyai daya transmit yang kuat sampai 50 Watt. Dengan daya pancar sebesar itu, wilayah yang dicover dapat sejauh 25 sampai 50 kilometer tergantung posisi mobil dan antenna yang dipergunakan. Saran saya pilihlah radio dengan merk yang sudah establish mengingat radio yang tidak jelas merknya akan sulit untuk diperbaiki jika terjadi kerusakan.

Memilih Antenna mobile.

Antenna mobil adalah salah satu komponen yang terpenting disamping pesawat radio-nya.  Ada berbagai macam antenna dan merek tersedia dipasaran dengan harga yang bervariasi.  Untuk kita yang sering keluar masuk hutan, pilihlah antenna model lurus yang tidak ada loading / sambungan ditengahnya. Sedapat mungkin pilihlah yang paling pendek,mengingat antenna kita akan sering tersangkut pada dahan saat masuk hutan, sehingga tidak mudah patah.

Antenna yang bagus adalah antenna yang memiliki panjang paling pendek 5/8 lambda atau 5/8 dari panjang gelombang. Pada radio 2 meter panjang antenna yang paling ideal itu adalah 100 sampai 125 centimeter. Merk Larsen, Commet dan Diamond serta Daiwa menjadi pilihan yang bijaksana.

Memasang pesawat radio di dashboard.

Untuk sebagian besar kendaraan, radio komunikasi paling aman dipasang / digantung di dashboard bagian bawah. Untuk Trooper tahun 90 ke atas dengan dashboard model  terakhir radio dapat dimounting di bawah radio/tape.

Umumnya masing-masing radio telah membawa bracket/pegangan bodi radio.  Pasanglah bracket-nya terlebih dahulu dengan membuat lubang baut di bawah dashboard.

Setelah bracket terpasang dengan kuat. Kini kita akan meng-instalasi kabel power dan kabel antenna.

Untuk kabel power masukkan kabel hitam dan merah menembus firewall mesin agar menjangkau lokasi battery. Tempatkan kabel agar rapi dan aman, jangan sampai terjepit karena sangat berbahaya dan bahkan dapat terjadi arus pendek jika kabel positif terjepit dan terkelupas. Sebaiknya pasang sekering untuk audio mobil untuk pengamannya.

Untuk memudahkan kita jika sewaktu-waktu membongkar pasang pesawat radio, pasanglah klem terminal untuk kabel listik pada ujung kabel merah dan hitam tadi. Jika sewaktu-waktu kita ingin melepas radio dari kendaraan, kita cukup melepas kabel power radio dari terminal ini, tanpa harus membongkar keseluruhan kabel power.

Setelah kabel power terpasang dengan sempurna dan aman, pasanglah kabel antenna. Fikirkanlah dimana antenna ditempatkan.  Secara teori batang / pecut antena haruslah berdiri tegak dan bebas hambatan dari bodi kendaraan. Hal ini mutlak karena jika ada hambatan didekat batang / pecut antenna, maka daya pancar maupun daya receive tidak akan optimal. Jika kendaraan masih belum memakai bumper yang sudah ada dudukan connector antenna, tempat yang paling bagus untuk antenna adalah diatas kap mesin disisi kiri atau kanan sama saja. Pasanglah bracket model jepit terlebih dahulu di kap mesin. Siapkan kabel khusus untuk antenna. Kabel antenna yang cocok di mobil adalah tipe RG58 karena ukuranya yang kecil, ada juga jenis kabel lain yang terbuat dari teplon dengan ukuran yang hampir sama besar  dengan RG58 namun mempunyai daya hantar yang lebih bagus untuk di mobil. Instalasikan kabel menembus firewall dan selipkan dengan aman di balik karpet sampai ujungnya mencapai konektor pada bodi rig dan ujung yang satunya mencapai konektor antena di bracketnya dikap mesin atau di bumper. Pasang dan solder ujung kabel dengan connector antenna yang ke bodi pesawat radio, dan ke connector antenna. Nah instalasi dan pemasangan kabel antenna sudah selesai.  Jika sudah menggunakan bumper model ARB atau TJM dimana lubang unruk connector sudah tersedia, maka bracket tidak lagi diperlukan, cukup memasang konektornya saja. Periksalah sambungan kedua konektor dengan avo meter dan pastikan bahwa inner dan ground kabel tidak ada bocor atau korslet.

Kemudian sambungkan semua ujung kabel tadi. Kabel power disambung ke aki, jangan sampai terbalik memasang kutub-kutubnya. Positive ke positive dan negative ke negative. Kemudian pasangkan antenna di connectornya, kemudian masukkan connector kabel antenna ke connector yang di pesawat radio, kemudian kencangkan mur penguncinya.

Setelah semua proses tadi selesai, saatnya kita mencoba radio. Periksalah sekali lagi pemasangan kabel-kabel tadi untuk memastikan bahwa semuanya telah terpasang dengan benar.

Hidupkanlah pesawat radio. Cari frekwensi dimana ada orang yang berbicara. Kemudian perhatikan signal penerimaan pada radio kita. Jika signal dan suara yang berbicara cukup kuat dan seimbang, berarti pemasangannya kabel-kabel sudah benar.  Cobalah masuk dan minta report dari lawan bicara kita bagaimana penerimaan dan kwalitas suara kita diterima.

Untuk memastikan bahwa antenna dan daya pancar radio telah sempurna, sebaiknya dilakukan pengukuran kelayakan dengan mengukur SWR (Standing Wave Ratio) pada antenna. Pengukuran ini dapat kita lakukan sendiri dengan memasang SWR meter diantara radio dan antenna.Untuk antenna mobile SWR yang ideal adalah antara 1.2 sampai dengan 1.7 masih layak, jika lebih dari 1.7 radio akan cepat panas dan jika dibiarkan final power akan cepat lemah dan akhirnya tidak dapat transmit lagi.  Untuk diketahui Final power harganya cukup mahal. Mulai dari Rp.800.000,- sampai dengan Rp.1.025.000,- bergantung merk radio.

Jika SWR (Standing Wave Ratio) diats 1.7 sebaiknya dilakukan proses matching antenna. Ada berbagai cara yang umum dilakukan. Yang paling penting kita ketahui adalah, semakin tinggi frekwqensinya maka pecut antenna semakin pendek,demikian sebaliknya semakin rendah frekwensi kita biasa bermain maka pecut antena akan semakin panjang untuk mencapai matching di range SWR 1.2 sampai 1.7 tadi. Umumnya antena mobil sudah diset di frekwensi tengahnya pada 144.000 Mhz. Artinya antena akan sangat matching jika kita bermain direnge frekwensi ini. Jika kita bermain terlalu diatas atau terlalu dibawah dari frekwensi ini, maka antena harus disesuaikan panjangnya.

Jadi tentukan frekwensi kerja dahulu dimana kita akan sering berkomunikasi. Setelah itu ukurlah SWR nya dengan SWR meter. Jika SWR nya melebih range terbaiknya, coba longgarkan baut L pengunci pecut dan tariklah ujung pecutnya agar lebih panjang sedikit. Jika semakin tinggi, coba sebaliknya. Jika SWR masih terlalu tinggi juga, ada baiknya mengkalibrasi atau me matching kabel antena dengan melakukan pemotonga sedikit demi sedikit sampai ditemukan angka SWR yang paling optimal. Oh ya, panjang kabel antena yang dianjurkan mulai 2.75 meter dan akan dipotong sampai menemukan SWR terbaiknya.

Hamsack amateur radio

Hamsack amateur radio

Satu hal lagi, sebagai warga megara yang baik dankarena kita sudah memakai frekwensi sebaiknya kita mendaftar menjadi anggota disalah satu organisasi radio yang sah yang diakui oleh pemerintah, seperti Organisasi Amatir Radio Indonesia atau Radio Antar Penduduk Indonesia sehingga kita mendapat ijin komunikasi.

Demikian sharingnya untuk memasang perangkat radio komunikasi 2 meter di dalam kendaran kita. Semoga dapat memberi manfaat dan menambah wawasan kita semua.

Selamat ber komunikasi dalam mobil.

Salam dari Bali

Dewa

DK999YQ

Hi-Roof-Black-Trooper

Mobile 0816572800 – 03617883956

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan


Dear all of my beloved friends…

Om Swastyastu…

Kami atas nama “da Trooper Indonesia Bali” mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan 28 Agustus 2012 dan Hari Raya Kuningan 8 September 2012 bagi yang merayakan.

Semoga di hari kemenangan Dharma ini kita semua mendapat mendapat karunia dari Hyang Widhi dan mendapat limpahan rahmat dan berkahnya. Astungkara…

Om Shanti Shanti Shanti Om 

dewa

Dewa Dwipayana

DK999YQ

Silent-Hi-Roof-Black-Trooper

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijryah


Atas nama “da Trooper Indonesia Bali” kami mengucapkan :

Selamat Hari Raya Lebaran bagi yang merayakan 19 – 20 Agustus 2012.

Semoga di hari yang fitri ini kita semua mendapat keberkatan dan kebahagiaan yang hakiki bersama keluarga. Amin…

 

Dewa Dwipayana

 

 

 

 

Dewa Dwipayana

DK999YQ

Silent Hi-Roof-Black-Trooper

 

Adventure to heart of Pengotan Village, Bangli regency (part 4) End


Hi my beloved friends…  Hope everythings are OK with you and your family as I am.

I am back again to you to continue the story of our journey to Pengotan village, Bangli. Please enjoy the story…..!

Last synopsys :

We enjoy a steam corn and a coffee for refreshment. Thanks for the coffee break Pak Ketut. We enjoy it very much your courtesy and the sweet corn. It is really really amazing day we have.

Inclining trek

After coffee break in the field of sweet corn, we continue the journey to adventure which is according to Pak Ketut will take another 1 hour before we have a break for lunch.

Now the road getting hard and seem most of them are inclining. According to Pak Ketut we will stop over in Munggu Temple where we can watch the scene great beautiful panorama of Batur Lake and the Mount Batur as a back ground.

Still medium high plantation surrounding and some time we facing the tangerine field. Tangerine from Kintamani famous called as “Jeruk Kintamani” and it was traded since long time ago. In the season the price very cheaper and the quality of the fruit also quiet good although some time also in quiet sour, but most of them are sweet nice taste and fresh.

But unfortunately, during our trip is not in the season, so could not taste the Jeruk Kintamani as most of the field just replanting due to it must to regenerate the trees. According to Pak Ketut the land is belong to the village and the farmer only rent from the village with such cheaper price of rental.

D-Tracker as a pathfinders

Back to our journey, we are the 10 vehicle still follows the path ways around the village and now we see the corn filed which is some of them are now in season to take. Some people seen on work to take the corn and prepare to sell to other place.

We are now entering the asphalt small road which is seem will be direct to the main road to Penelokan Kintamani the most famous tourist destination in the world.

Andhika still driving my Hi Roof Black Trooper and he said Mr. Black is quiet Ok,  according to him the only spelling of the steering wheel quiet wide, and I agree with his opinion. According to my trust mechanic who handling the maintenance of my black trooper, the steering wheel normally within 1 degree or less, but my black trooper seem a little bit over, so it make the steering control quiet not so accurate. And seem must changes the part of the connection of the steering coulomb to make it precision in controlling. It will be the next project.

Steering while

We still rolling and the digital clock on the console box shown at 13.17 Bali time and it is the lunch time. I guess we will have a late lunch time as we start to journey quite late from the schedule.

It seem the road will end in the couple meters as it seem there is a temple entrance in front and the Taft of Pak Ketut staff now slowly and park with the direction to the sun light from the west.

We follows parking around the yard in front of the Munggu Temple. And jump out of the trooper. I realized that we are in the top of the hill.

Great panorama in Pengotan village

“Wow what a beautiful view” . I said.

We stand in saw the Mount Batur in front of us with the lake Batur. And the eucalyptus  trees surrounding. The sound of eucalyptus trees sounding like a nature music echoed in the wind mile. It is make us felling relax and peace.

We are take a rest and watching what is the God created for us with amazing. The whether seem pretty  good nice and cold make us felling comfort and really happy All of the friends also very happy with the journey. We take some picture to record and memorize the moment before we leave this great place.

Beautiful panorama

After enjoying the moment and take some picture, we prepare to leave and move to Baliwoso camping site to have a lunch. Do not know what a surprise we will awaiting in there.

We back trek to the asphalt path ways and only a few minutes later, we entering the hot mix road which felt so familiar with. And upon watching around I realized that the road is the way to Penelokan Kintamani. This is the route of the tourist to visit Kintamani or Toyabungkah.

Pose in Baliwoso with wife

Upon driving about 25 minutes,  we turn and entering the pathways with gravel and by slowly we are entering the Baliwoso camping site. We entering the green green yard surrounding with the coconut trees and some traditional building with bamboo partition and alang alang roof in right side and in the left side seem there is some high tent also raise.

We are arrive in Baliwoso camping site..!!!

We park the vehicle in line formation and jump out of the vehicle. The ladies went to the rest room in a hurry since they keep the feeling to visit since the temple. Heh heh heh…

Some of the staff of Baliwoso welcoming us with courtesy and host us to the left side or the east of the pathways. There is a big tent with the dining desk with some food.

I believe most of the friends are hungry as the lunch time been past almost two hours. It’s already been 2.17 hours now.

Pak Ketut has prepare the great menus for us, which is of Fish ”Mujair Soup from Lake Batur, Chicken Curry from the Baliwoso farm, green bean sautéing with “spacy sambal”  and s shrimps cracker.

Hmmm seem so apettite.

We start to take the white warm rice with the plate made of the stick of the coconut leaf which call “ingka” in Balinese. Using “ingka” as a plate of rice make efficient as will made our lunch really unique not a s a regular plate we use in the city which is made of ceramic or plate.

I am checking and seem all of the participants has take their lunch and start to enjoy their lunch enthusiasm as they are really hungry after the journey.

I my self, take a rice and the mujair fish and a peace of prawn crackers  and start o had my lunch completely. My wife also had their lunch so quick as they want to have look and sightseeing the places and took some picture to memorized.

While upon finish my lunch, just sit on the bale bale and open a chit chat with Pak Ketut Suarno asking about the Baliwoso activities, how to book and what is the prices if we need to have an outbound in there.

The dessert are green banana and again the fries banana and sweet potatoes with the Pengotee as a hot drink. Pengotee has an unique taste which you will note found it in other places. The taste like a milk shake with tea,but also taste like mixed with coffee and make our body warm because it is an herbal spicy ingredient.

Togetherness

I take a cup of Pengotee and taste it before start to drink it fully. Yes when the hot liquid runs to my throat I feel my body warm and feel like there is a new energy run thru all of my blood  and feeling better in the cold whether like in Pengotan village.

Suddenly, Pak Rumpika our friends come close to me and said that he must go as must visit his parent in law in Sulahan, about a few far from Pengotan.

After say hello and thanks to Pak Ketut Suarno, he left the Baliwoso.  The time run so fast. As it is already 16.37 o’clock Bali time and we must back home soon to prepare our next activity for tomorrow.

Just a few minute after Pak Rumpika left, we then say good bye to Pak Ketut Suarno and his team with a nice memory of Baliwoso.

We left Baliwoso at 16.51 Bali time.

It is an amazing holiday we have and of course a pretty good nice memorable moment in there.

That’s all of the story for now and hope I can write again for the next journey.

Special thanks to Pak Ketut Suarno of Baliwoso and the team who has host us to the mini touring.

Thank you Pak Ketut, hope we can meet again in the next short time.

Dewa Dwipayana

Adventure to the heart of Pengotan village, Bangli regency (part 3)


Hi my beloved friends…  How are you today..?

Hope I finds you well.  I am back again to continue the story of our last adventure to Pengotan, Bangli regency. Please enjoy….!

Last synopsys :

We start from the meeting point at 8.45 WITA by normal cruise following Jl. Cok Agung Trisna, Jalan Puputan, Jalan Hang Tuah, and entering Jalan By Pass I Gusti Ngurah Rai Padang Galak, U turn to Jalan Ida Bagus Mantra, Ketewel and will use the regular route to the east side of Gianyar City thru Tulikup village.

I am pretty happy to realized that so far the trip are in order as like what we plan.

Now about the route.

This is the first touring of KTI Bali after a few months. I personally very happy that this journey can be a real one as I am not pretty sure that this plan can be real due to most of the members are busy with their own activities or with their family. I really really happy with this journey.

Driving on the way...

 

 

 

 

 

 

We are still in Jalan By Pass Tohpati – Nusa Dua, when my mobile rang. It was from Pak Ketut Suarno of Baliwoso. He asking do we have move on to Pengotan?

“Selamat pagi Pak Dewa. Where is the position of the convoy this time…?” He asks me.

“Selamat pagi Pak Ketut. Thank you for your phone call. We are on the way and still in Jalan By Pass I Gusti Ngurah Rai and will turn to Jl. Ida Bagus Mantra, Ketewel.” I said over the phone.

“Ach OK. Just follow the main road and find direction to Tulikup village after the cross road of Pantai Saba.” He said again.

“Please come to my home first. We stop over in my home and had a coffee break before continue the journey”. He mentions.

“Ok. Pak Ketut. It could be will reach your home in an hour”. I said while I still controlling the steering wheel to fix in the right trek forward.

We driving with normal cruise to avoid any accident as the road quiet crowded.

We are now entering Jalan Ida Bagus Mantra which is the ending of the Denpasar city against Gianyar regency. Jalan Ida Bagus Mantra is built to make a short cut to Gianyar, Klungkung and Karangasem regency. Thru this way we may each Klungkung or Semarapura and the last east of Bali Island regency Karangasem faster. Almost 2 hours faster than if we must go thru the regular main road. Before this road built, we must go thru Gianyar city which is a smaller wide road than this road. The name of Professor Ida Bagus Mantra taken from the name of the second Governor of Bali.

Host by Pak Ketut Suarno aka nang Gatot

Along of this road, now a days is become a center of the stone carved and  furniture antique and some other goods for the Balinese art. Even now also there is plenty of the traditional “warong “ which serve the fish grilled and “fish satay” called “sate languan” with serve in hot spicy taste. We can try it later on just to experience. Hah hah.

Back to the journey, we are now entering the road to the Tulikup village, which is the short cut to Bangli regency. The digital clock in the console box displayed 9.15 Bali time, while take to another half an hour to reach Pengotan village. We will stop to Pak Ketut Suarno home as he invite just now.

Coffee break with pure black balinese coffee and fries sweet potato

 

We continue driving passing the Tulikup village and entering the Taman Bangli in the normal cruise about 60 kilometers per hour in speed. And in a few minutes we entering the capitol of Bangli regency, and start to slowly because of the activities of the people. We just passing the hospital and continuing the driving out of the city and start entering the Kubu village. We expecting will reach Pengotan village in the next 25 minutes.

To avoid miss direction, I call Pak Ketut Suarno and explaining that we just passing Kubu village and ask his opinion.

“ Pak Ketut we are now in Kubu village. Please advise me how long will reach your home and what is the signage of your home.” I asked hm.

“Well Pak Dewa. Just follow the main road. It is closed now. It is only about 10 kilometers a head. You will find the gasoline station in your left side. That is the Pengotan village”. He said again.

“Just continue a head. I will ask my staff to waiting in front of my home area. There is a Daihatsu Taft park in front of my home and one of my staff waiting for your there.” He said again.

“Ah, OK Pak Ketut. It is great…” I replied.

I then inform to all the members thru the radio communication about the clue and to have a look in front on the left side.

The adventure start from here....

In about 10 minuet, finally we found the gasoline in our left side and we then slowly driving and yes about 2 kilometers after the Gasoline Station we then see the Taft Jeep parking in the left side of the main road, and one guy raise his hand from the jeep and give us a sign to turn and entering the yard of the house. Finally we reach Pak Ketut home at 9.37 Bali time.

Start in1000 meters above the sea level and increasing...

After parking our vehicle we then jump out of the car and Pak Ketut Suarno welcoming us and we shaking hands and entering the home. The home is in a natural as like most people village has, with a wide yard some building. There is a kitchen building in the south side, the main building  of the beds room in the east side and in the north is a building call “bale daje” mostly use to host the guests. There also a antique building with in our forefather use to safe the paddy called “jineng “ or “klumpu” or “lumbung” in bahasa.

Pak Ketut and his staff and relative escort us to “bale daje”. And in few minutes we have been preparing a hot original Balinese coffee and two plate of Balinese French fries” Hah hah hah, It is the fries sweet potato taken from Pak Ketut Suarno field. It was planted in organic. There is none chemical used for every plantation in Pengotan.

Host by Pak Ketut Suarno aka nang Gatot

We enjoy the sweet potato as taste so sweet nice. Companying with hot Balinese black coffee is delicious and make us more fresh with spirit., while we discuss and talking about our trip from Denpasar to Pengotan.

We quickly had the coffee and the fries sweet potato as we must a hurry the adventure tour as we plan to have a lunch in Baliwoso camping site at 13.00 Bali time.

We take some picture in here and prepare to the journey. I suggest a ladies and the children to the rest room to avoid stop in the forest to find the rest room.

Before start, I ask Andhika to take my seat to drive my Black Trooper as I need his opinion about the engine, the suspension and the torsion in order to make a list of what must improve later on.

By 9.53 Bali time we start move from Pak Ketut Suarno to the trek and realized we must back trek to the Gasoline Station and start the journey from the pathways nearby. Apparently, the pathways seem declining and surrounding by the cabbage and the tangerine field. We driving slowly to keep it on the trek as well to maintain the distance among the vehicle.

Entering the forest

 

Pak Ketut Suarno staff lead in front of us riding Kawasaki D-Tracker as a pathfinder and a companying by one guy as a photographer and cameraman to filming the journey.

So far so good and every things are run smoothly as like what we plan earlier. We keep rolling and communicate each other on the 2 meter band radio communication.

The surround seem very interesting fresh and greeny as the green green grass and green trees everywhere. We keep rolling while I take a picture by my mobile and SLR to memorize the journey.

In front of me is Pak Rumpika with his Grey Trooper powered by C223 standard. He bring all of his family, wife, and 2 children and 1 infant. Back from this journey he will continue to visit his family in other village of Bangli regency in Sulahan, about a few kilometers from Pengotan. He very enthusiast join to this trip.  

The trek

While, following in my back, is Putu Andy with his Series Long Land Rover green army with the original engine. I am quiet wondering when in the main road, his Landy run so fast and seem so powerful and I just thought that it have been swap the engine by 4JB1T or others.

Deep inside of the forest

While on the last is Pak Agung with his FJ40 Red Maroon. Not worries with FJ40 a legendary Land Cruiser. He drives pretty cool and climbs the trek easily. He he he…

We have been drive for about half an hour in the trek. So far the trek is a dust and a bit wet, then with a coral mixed the sand and in other part only the wet grass with the dew on it.

Suddenly, Pak Ketut stop his Silver Hi Roof Trooper which is make all of us stop and watch what is going on. I jump out of the Trooper and walk to reach him, but he only need to check whether all the members are safe.  He he he..

The grass..

After almost 1 and half an hour, we out from the forest and entering the asphalt with surrounding by the corn field and see Pak Ketut stop his Hi Roof Silver Trooper and following by Yande with his Hi Roof  Black Trooper. While 3 Taft of Pak Ketut staff seem already been parking there.

Stop over in the corn field for coffee break

 

 

 

 

 

 

We stop the car and jump out and come to Pak Ketut. He smile and approaching me and said :

“Lets take a rest and coffee break in this cottage.” He said.

“This is my brother field.” “We take a coffee break and a steam sweet corn prepared by my brother.” He said. 

We stop and take a coffee and steam corn to refresh.

Coffee break with steam corn in the field

We enjoy a steam corn and a coffee for refresehment. Thanks for the coffee break Pak Ketut. We enjoy it very much yuor courtessy and the sweet corn. It is really really amazing day we have.

Every body are happy enjoying the coffee break

 

 

 

 

 

 

 

(to be continued)

Cheers,

 

Dewa Dipayana

Silent-Hi-Roof-Black-Trooper