Etika berkendara di jalan raya


Hallo sahabat-sahabat dan audience yang setia cangkrukan di web “da Trooper Bali  ini. Apa kabar…?  Semoga semuanya sehat walafiat tanpa kekurangan suatu apapun..

Saya ingin berbagi mengenai etika berkendara di jalan raya. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita dalam berkendara di jalan raya. Silahkan baca selengkapnya dibawah ini…

Mengendarai motor memang menyenangkan. Apalagi saat lalu lintas sedang padat-padatnya sehingga kemacetan terjadi begitu menyebalkan.

Dengan mengendarai motor kemacetan dapat dihindari. Dengan bentuk yang dynamis dan ukuran yang kecil motor dapat meliuk-liuk dan menyelip diantara belantara kondaraaan bermotor, sehingga dapat menghindari kemacetan yang ada dan tentu saja dapat tiba ditujuan lebih cepat daripada jika kita berkendara mobil.

Kelebihan dan kelincahan motor yang bisa meliuk-liuk itu bukan berarti membuat para biker boleh  berkendara seenaknya yang dapat menimbulkan kerugian kepada pengguna jalan yang lainnya.

Diperlukan etika berkendara yang tujuannya bukan hanya untuk menghormati menghargai dan menjaga keselamatan orang lain, namun juga untuk menghindarkan kecelakaan dan menjaga keselamatan diri biker sendiri.

Sangat seringkali terjadi, ada biker yang berkendara pelan-pelan ditengah jalan. Yang tentu saja akan sangat menyulitkan pengguna jalan yang lainnya, yang barangkali karena mengejar waktu pengendara tersebut mengendarai kendaraannya agak cepat. Motor di tengah jalan dengan berjalan pelan tentu akan menyulitkan pengendra dibelakangnya untuk mendahuluinya. Apalagi setelah di klakson biker tersebut tidak juga peduli. Hal seperti itu tentu dapat menimbulkan ketegangan diantara pengguna jalan.

Etikanya’ kalau kita berkendara pelan, pakailah lajur di pinggir kiri, berilah tanda, sein jika akan berbelok ataupun pindah jalur, sehingga tidak membingungkan pengguna jalan dibelakang kita yang juga mempunyai hak yang sama.

Saat lalu lintas sedang macet atau merayap pelan, seringkali biker memotong meliuk-liuk diantara moncong atau kepala mobil yang sedang bergerak merayap sehingga sering membuat pengendara mobil kaget atau kadang membuat mobil yang dilewati terserempet dan membuat baret. Hal ini akan menimbulkan ketegangan karena pengendara mobil tentu akan merasa dirugikan karena kejadian tersebut.

Nah untuk menghindarai masalah seperti itu para biker dituntut untuk ekstra hati-hati dan jangan memotong kendaraan lain sebelum kendaraan itu benar-benar berhenti.

Jika suatu saat biker menyerempet mobil karena terburu-buru, seyogyanya biker meminta ma’af kepada pengendara mobil. Kalaupun di maki-maki itu adalah resiko atas kesalahan yang biker perbuat.

Hati-hatilah menaruh kaki pada saat berhenti di lampu merah, Jangan sampai marah-marah dan memaki-maki karena kaki terlindas ban mobil atau kendaraan lainnya, padahal biker sendiri yang salah meletakkan kaki. Berhentilah dilajur yang benar dan letakkan kaki disisi kita, yang aman jangan sampai keluar jalur yang menjadi hak kita.

Jangan pernah naik dan berkendara di trotoar karena trotoar itu adalah haknya para pejalan kaki.

Kalau hendak keluar dari gang atau masuk ke jalan utama, tengoklah kekiri atau kekanan dan jika sudah aman barulah  masuk ke jalan dan berkendaralah dengan tenang sehingga kita tiba di tujuan dengan selamat dan aman.

 

Dewa

DK999YQ

Silent-Hi-Roof-Black-Trooper

Mobil phone  0816 572800

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s