(Reposted) Perjalanan KTI Bali ke TIG VIII Jawa Timur. bag. 7 selesai


Ringkasan cerita yang lalu :

Pukul 00.57 WIB saya dengar lamat-lamat beberapa kendaraan memasuki halaman parkir hotel didepan kamar. Saya mengintip lewat jendela dan tampak Agung Wira, Gusmang, Pak Frans dan Bli Boncel turun dari kendaraan sambil bercakap-cakap.

Akhirnya saya keluar kamar dan menanyakan kondisi si Hijau yang dijawab oleh Agung Wira bahwa hanya ada masalah kecil saja, hanya saja tidak ada yang tahu dimana masalahnya.

Saya kembali kekamar dan beristirahat 

 

Penanaman 1.000 pohon di Gunung Bromo

Kesokan harinya pukul pukul 06.11 WIB saya sudah terbangun dan ketika melongok keluar tampak Pak Wiranto dan Ican anaknya sudah membersihkan Trooper Hitamnya. Hari ini kami akan kembali berkumpul di Lava View untuk menanam 1.000 pohon cemara gunung di areal taman cagar alam Gunung Bromo beberapa ratus meter di belakang Hotel Lava View.

Saya turun dari kamar ke pelataran parkir hotel Sukapura ini untuk melihat-lihat kondisi siHitam dan juga kendaraanteman-teman yang lan.  Sejauh ini si Hitam sehat-sehat saja. Air radiator saya cek dan tidak ada penurunan sama sekali sejak diisi dari Bali, begitupun oli mesin. Dari deepstik terlihat oli masih tetap tidak berkurang dan viscosity atau kekentalanyapun masih sangat bagus. Kebetulan oli baru diganti beberapa minggu lalu karena sudah saatnya. Saya perhatikan juga keempat ban dan ban cadangannya. Si Hitam ini masih memakai Bridgeston 31 “ A/T yang lumayan sudah cukup berumur. Hampir 5 tahun..!!!  Dan kondisinya masih terbilang bagus. Sekitar 80%. Padahal sejak dibeli ban ini sudah sering diajak blusukan masuk hutan, masuk ke trek Lumpur tanah merah yang lumayan berat sehingga kaki kiri si Hitam ini sempat keseleo karena salah posisi ketika di winch untuk keluar dari cerukan yang cukup dalam saat fun off road di hutan lindung di Baturiti, Bedugul. Ban ini juga yang mengantar saya ke TIG VI, Bali, ke Bromo sebelum TIG VII Yogya ketemuan dengan teman-teman KTI Surabaya di Tanjung Perak dan sekarang ke TIG VIII.

Saya hanya menambah air di washer tank karena tinggal setengahnya, setelah dipakai untuk membersihkan kaca sepanjang perjalanan kemarin.

Selesai memeriksa kondisi si Hitam, saya kembali ke kamar untuk sarapan pagi yang telah disediakan oleh hotel. Sarapan pagi berupa nasi goerng dan secangkir teh manis.

Sehabis sarapan dan membersihkan diri, kami bersiap-siap untuk check out dan bergerak ke atas menuju ke Lava View untuk bergabung dengan teman-teman yang akan menanam pohon di lereng gunung itu.

1000 pohon cemara gunung di tanam dilereng gunung dibelakang Hotel Lava View. Dari halamam hotel ini kita bias melihat pemandangan di lautan pasir di bawah.  Suasana pagi yang mulai hangat menambah eloknya pemandangan di bawahsana. Sianr matahari pagi yang keemasan membuat pemandangandi bawah dilautan pasir berkilau dan semakin elok.

Penanaman 100 pohon  dimulai secara simbolis oleh Kepala Kehutanan setempat dan kemudian diikuti oleh seluruh peserta TIG VIII dan dalam waktu 2 jam seluruh pohon telah selesai di tanam.

Akhirnya acara TIG VIII selesai sudah dankami bersiap siap untuk kembali ke tanah Bali dena sejuta kenagnan manis yang tak mungkin terlupakan…

Semoga kebersamaan seperti ini akan terus berlanjut diantara keluarga besar KTI seluruh Indonesia.

salam kompak kebersamaan dari kami di Bali

dewa

DK999YQ

Silent-Hi-roof-Black-Trooper

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s